Pewarta Proxy

📋 Server Request & Proxy Logs

Loading active proxy settings...
Developed by Khairul Adha (adhexa.id)
Mengambil log server...

⚙️ Pengaturan Proxy Target

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
Sabtu, 31 Oktober 2026
Pewarta.co
  • HOME
  • Medan
  • Sumut
  • RIAU
  • Aceh
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sport
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • HOME
  • Medan
  • Sumut
  • RIAU
  • Aceh
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sport
  • Advertorial
No Result
View All Result
Pewarta.co
No Result
View All Result
Home News Medan
Cocok untuk Investor Konservatif, Ini 4 Keuntungan Beli Obligasi

Cocok untuk Investor Konservatif, Ini 4 Keuntungan Beli Obligasi

by NiahLubis
Senin, 17 Juli 2023
in Medan, Sumut
0
SHARES
2
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappLineWechat

Medan (Pewarta.co) – Dunia investasi di pasar modal tidak hanya berupa saham. Ada beragam produk atau instrumen investasi. Beberapa di antaranya adalah obligasi korporasi dan obligasi pemerintah.

“Para investor di pasar modal bisa berinvestasi pada dua instrumen ini,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara Muhammad Pintor Nasution di Medan, Senin (17/7/2023).

bacajuga

No Content Available

Pintor menjelaskan, obligasi korporasi diterbitkan oleh perusahaan swasta, BUMD, atau BUMN. Sedangkan obligasi pemerintah diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Obligasi korporasi terbagi atas obligasi dengan kupon tetap, obligasi dengan kupon variabel, dan obligasi dengan prinsip syariah. Sementara itu, obligasi pemerintah terbagi atas obligasi dengan kupon tetap (seri FR – Fixed Rate), obligasi dengan kupon variabel (seri VR – Variable Rate), dan obligasi dengan prinsip syariah atau Sukuk Negara.

Dikatakannya, investor bisa membeli obligasi korporasi dan obligasi pemerintah di pasar perdana maupun di pasar sekunder.

“Jika investor berencana menjual instrumen investasi ini sebelum jatuh tempo, bisa di pasar sekunder, atau di Bursa Efek Indonesia melalui perantara perusahaan sekuritas atau market maker bank yang menjadi agen penjual atau dealer,” kata Pintor.

Obligasi dikenal sebagai salah satu instrumen investasi dengan risiko yang rendah. Meskipun return yang dihasilkan tidak setinggi investasi high risk seperti saham. Masih banyak investor yang tertarik dengan obligasi karena faktor risiko untuk mengimbangi investasi saham.

Keunggulan obligasi terletak pada nilai investasi yang stabil dan risiko yang rendah.

“Investasi ini sangat cocok untuk investor dengan profil konservatif yang tidak mau menerima risiko yang besar,” ucapnya.

Pintor menyebut, ada empat keuntungan jika investor membeli obligasi. Pertama, mendapatkan kupon yang memiliki potensi nilai lebih tinggi dibandingkan dengan bunga deposito. Kedua, selain mendapatkan kupon, investor juga bisa memperjualbelikan obligasi yang dimiliki di pasar sekunder untuk mendapatkan capital gain. Ketiga, risiko yang relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan saham. Keempat, terdapat banyak pilihan seri obligasi yang dapat dibeli di pasar sekunder.

Secara definisi, berdasarkan beleid Otoritas Jasa Keuangan (OJK), obligasi adalah surat utang jangka menengah maupun jangka panjang yang dapat diperjualbelikan.

Mayoritas pembeli obligasi korporasi dan obligasi pemerintah adalah investor institusi seperti manajer investasi yang mengelola reksa dana pendapatan tetap atau discretionary fund, dana pensiun, perusahaan asuransi, dan institusi lain. Ini karena nilai nominal pembelian obligasi korporasi dan obligasi pemerintah umumnya besar, tergantung kebijakan tiap perusahaan sekuritas atau dealer.

Akan tetapi, terdapat obligasi ritel atau Sukuk Ritel (SUN syariah) yang bisa dibeli dengan nilai nominal yang lebih kecil, yang diperuntukkan khusus bagi investor individu.

Pihak yang menerbitkan efek atau obligasi harus membayar imbalan berupa bunga (kupon) pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada akhir waktu yang telah ditentukan, kepada pihak pembeli obligasi.

Obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia dijamin dalam Undang-Undang No.24 tahun 2022 Tentang Surat Utang Negara. Dalam Undang–Undang disebutkan bahwa Pemerintah Republik Indonesia menjamin pembayaran bunga dan pokoknya sesuai dengan masa berlakunya.

Di sisi lain, obligasi korporasi memiliki peringkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi pemerintah. Obligasi korporasi bergantung pada kinerja penerbit obligasi yang indikatornya terlihat pada rating perusahaan.

Salah satu syarat perusahaan menerbitkan obligasi harus menyampaikan rating perusahaan yang diperoleh dari lembaga rating yang tercatat di OJK. Rating ini menjadi pertimbangan investor dalam membeli obligasi.

“Tentu saja, semakin tinggi rating perusahaan, semakin rendah imbal hasil atau kupon bunga yang dibagikan perusahaan kepada investor,” kata Pintor.

Sebaliknya, sebut Pintor, semakin rendah rating obligasi, semakin tinggi kupon bunga yang dibagikan, untuk menoleransi risiko investasi yang lebih tinggi pula.

Pintor menuturkan, jika disimpulkan, obligasi berisi janji dari pihak yang menerbitkan efek untuk membayar imbalan berupa bunga (kupon) pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada akhir waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut.

“Obligasi merupakan salah satu investasi efek berpendapatan tetap yang bertujuan untuk memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang relatif stabil dengan risiko yang relatif lebih stabil juga, dibandingkan dengan saham,” sebut Pintor. (gusti/red)

Tags: Cocok untuk Investor KonservatifIni 4 Keuntungan Beli Obligasi
ShareTweetSendShareShare
Previous Post

Bawa Konsep Digital Lifestyle, 3Store ke-45 Hadir di KPPTI Jakarta

Next Post

Anev Minggu ke-2 bulan Juli 2023, Kapolres Tanjung Balai Tekankan Agar Seluruh Personil Lakukan Upaya Pecegahan Tindak Pidana

Related Posts

Ketelatenan Ibu Membekas, Airin Rico Waas Tekankan Peran Bidan
Medan

Ketelatenan Ibu Membekas, Airin Rico Waas Tekankan Peran Bidan

Sabtu, 31 Oktober 2026
Rico Waas Tegaskan Keselamatan Berlalu Lintas Tanggung Jawab Bersama, Dukung Operasi Patuh Toba 2026
Medan

Rico Waas Tegaskan Keselamatan Berlalu Lintas Tanggung Jawab Bersama, Dukung Operasi Patuh Toba 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026
GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
Sumut

GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja

Sabtu, 31 Oktober 2026
JNE Medan – IZI Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
Medan

JNE Medan – IZI Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah

Sabtu, 31 Oktober 2026
Panitia Buka Pendaftaran Balon Ketua PWI Sumut dan Ketua DKP Sumut, Ini Persyaratannya
Medan

Panitia Buka Pendaftaran Balon Ketua PWI Sumut dan Ketua DKP Sumut, Ini Persyaratannya

Sabtu, 31 Oktober 2026
Kapolda Sumut Gandeng Sultan Deli XIV dan FKN Rawat Keberagaman, Perkuat Persatuan di Sumut
Medan

Kapolda Sumut Gandeng Sultan Deli XIV dan FKN Rawat Keberagaman, Perkuat Persatuan di Sumut

Sabtu, 31 Oktober 2026
📢 ADVERTORIAL
31 Oktober 2026, 22:07:18 WIB
Pewarta.co
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Cyber

Copyright © 2025 Pewarta.Co All Right Reserved | PT. Zaki Angkasa Hamdani | Design by Adha

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Politik
  • Sumut
    • Asahan
    • Tapanuli Utara
    • Batubara
  • RIAU
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Sport
  • Selebrity
  • Pendidikan
  • Polisi Kita

Copyright © 2025 Pewarta.Co All Right Reserved | PT. Zaki Angkasa Hamdani | Design by Adha