Tapanuli Utara (Pewarta.co)-Dewan Pengurus Cabang Pemuda Batak bersatu Tapanuli Utara (DPC Taput) atas nama anggota PBB sedunia sangat mengaharapkan perhatian dan bantuan dari Bupati Taput Dr Junius Taripar Parsaoran Hutabarat S.Si.MSi (JTP) dan Wakil Bupati Taput Dr.Deni Parlindungan Lumbantobing atas penderitaan yang dialami Keluarga Bajiduhu Mendrofa seorang buruh kasar dengan 5 orang anak yang kondisinya sangat memprihatinkan tinggal di dusun Parlombuan Desa Tapian Nauli 3 Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara.
Awalnya Dionikus Panjaitan mendapat informasi tentang keadaan keluarga Bajiduhu Mendropa dari postingan di Medsos yang upload oleh seorang Guru SD Negeri 173177 Parlombuan Kecamatan Sipahutar bernama Melastri Simare – mare.
Dionikus Panjaitan melakukam kordinasi dengan PBB Taput dan langsung di respon akhirnya
Wakil Panglima Pemuda Batak Bersatu (PBB) Tapanuli Utara, Rudi Sianturi bersama Tim dari PBB Kecamatan .Sipahutar : Dionikus Panjaitan dan Dedy Panjaitan didampingi Simpatisan PBB Alex A. Siburian dari Jakarta,menemui keluarga tersebut (24/2/2025).
Setelah menempuh perjalanan sekitar 3 Jam dari Siborong – borong dimana Jalan dari Pasar Sipahutar ke Desa Tapian Nauli 3 yang berliku dan banyak dalam keadaan rusak berat Akhirnya Tim PBB sampai di kediamam Bajiduhu Mendrofa yang ditemani Sekdes bermarga Pardede.
Keluarga Badiduhu Mendeofa tinggal di gubug berukuran 2,5 X 3 Meter, dengan 5 orang anak kecil yang pertumbuhan badannya sangat ringkih karena kurang gizi (mal nutrition) atau kita kenal dengan istilah Stanting.
Ke – 5 anak tersebut bernama: 1. Rinaldo Mendrofa 2. Refan Julius Mendrofa 3. Hamdani Mendrofa 4. Rosa Oktavia Mendrofa 5. Robertus Randry Mendrofa.
Kehidupan keluarga tersebut sangat memprihatinkan disebabkan Ibu yang melahirkan ke – 5 anak ini bernama Yunita Zay meninggal dunia setelah meninggal dunia dmana anak – anaknya masih kecil dan sibayi yang masih orok yang masih membutuhkan ASI (Air Susu Ibu).
Tim Pemuda Batak Bersatu Taput yang diwakili olèh Wakil Panglima PBB Taput Rudi Sianturi yang mengunjungi Keluarga Mendrofa memberikan penghiburan agar sabar dan tabah serta berdoa me?nta kekuatan kepada Tuhan agar diberikan kekuatan baginya dalam.merawat ,membesarkan dan mengidupai ke lima anaknya.
Sebagai tanda keprihatinan,mereka memberikan Tali Kasih berupa Beras, Indomie, Telor, Susu, Gula, Minyak dan Bubuk Teh dengan Anggaran sekitar Rp. 500.000,- Sementara Ibu Guru Melastri memberikan Sepatu, Tas dan lainnya.
“Keluarga ini sangat membutuhkan uluran tangan baik Pemerintah Daerah, Pusat, Aktivis Sosial dan Perorangan yang masih punya hati nurani dan rasa kemanusiaan, terkhusus
buat rekan -rekan Juang seluruh PBB yang ada di Nusantara sesuai dengan Motto PBB 4 Pilar” ujar. Rudi Sianturi menghumbau.(Rts/red)







